Polisi Perketat Patroli di Jalan Raya Bandung-Cianjur, Antisipasi Aksi Brutal Geng Motor Bersenjata
Dalam video tersebut, sekelompok pengendara motor terlihat membawa senjata tajam jenis celurit dan samurai, dan melakukan penyerangan yang meresahkan warga serta pengendara yang melintas. Beberapa dari mereka bahkan tampak menyeret senjata di jalan, menimbulkan kepanikan.
"Kami masih menyelidiki identitas para pelaku dalam video. Begitu diketahui, kami akan langsung melakukan penangkapan," ujar Kapolsek Ciranjang, AKP Yuddi Suharjo, Jumat siang.
Sebagai langkah antisipasi, pihak kepolisian menempatkan personel tambahan dan meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik rawan di jalur strategis tersebut.
Langkah ini bertujuan untuk menjamin keamanan masyarakat, khususnya para pengguna jalan.
AKP Yuddi juga mengimbau warga untuk aktif melaporkan segala aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.
"Segera laporkan jika melihat indikasi aksi kekerasan atau keberadaan gerombolan bermotor. Jangan bertindak sendiri. Setiap laporan akan segera kami tindaklanjuti," tegasnya.
Warga menyambut baik langkah cepat aparat, mengingat insiden yang terekam kamera telah menimbulkan ketakutan. Seorang warga Cianjur, Wahyu (39), mengaku nyaris menjadi korban saat melintasi kawasan Ciranjang dini hari itu.
"Saya berpapasan langsung dengan rombongan itu. Mereka bawa celurit besar. Saya langsung putar balik karena takut kena serangan," ungkap Wahyu.